nurul Ilmi | Dauroh Bahasa Arab perdana
Dauroh Bahasa Arab perdana
Sejuknya tiupan angin subuh yang menyentuh telinga dengan perlahan mulai mangarah pada hati yang sedang berada dalam mimpi indah seiring alunan adzan subuh terus mengalun membuat para penghuni pesantren nurul ilmi terbangun mengepa-ngepakan selimut .
Rasa kantuk terus dilawannya berfikirlah seorang santri agar wajah ini tidak kantuk ,Air wudhulah yang mampu menjawab semua yang difikirkan oleh para santri.
hiruk-pikuknya suara santri smp pesantren nurul ilmi membuat jalan-jalan menuju masjid pun sangat berwarna bahkan ada yang berkata lucu ,”‘ayinii an’as ya ukhti…..ba’du ya ukhti kaifa……”,Windy salah satu santri smp apalagi
dilanjutkan dengan pembukaan Dauroh Bahasa Arab Perdana yang berarti berlatih tentang bahasa arab yang dikhususkan untuk semua santri hanya saja dipisah antara pengurus dan anggota.
Tujuannya untuk membuat para santri senang dalam mempelajari Bahasa Arab dan mampu mempraktikanya dalam percakapan sehari-hari. gagasan ini persembahan langsung oleh sang ustadz dan sekaligus kepala sekolah diNurul Ilmi untuk para santrinya ,dan yang snagat unik para santri diwajibkan untuk membuat “kutaibun”/buku kecil untuk menulis intisari dalam setiap pertemuan,Subhanallah rencana ini berjalan dengan lancar dan semoga akan terus berjalan sampai nantiyang insaallah melahirkan santri santri yang berguna dan mampu mengembangan bahasa
AMIN YA RABAL “ALAMIN




subhanallah santri nurul ilmi ………..jayyid jiddan
“saya malu jika saya tidak berbahasa”.
tidak ada kata ketuaan untuk belajar nak